Empat Bulan Jelang MTQ Kaltim 2026, Kukar Finalisasi Seluruh Arena Perlombaan

img

Rapat Koordinasi dan Evaluasi Persiapan Pelaksanaan MTQ XLVI Provinsi Kalimantan Timur. (Kriz)

 

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR :  Empat bulan menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XLVI Provinsi Kalimantan Timur, panitia di Kutai Kartanegara (Kukar) mulai memfinalisasi seluruh kebutuhan arena perlombaan.

 

Progres persiapan penyelenggaraan saat ini telah mencapai sekitar 80 persen dengan fokus utama pada penyempurnaan fasilitas dan lokasi lomba.

 

Hal itu disampaikan Sekretaris Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Kutai Kartanegara (LPTQ Kukar), Fairuz Khalil, usai Rapat Koordinasi dan Evaluasi Persiapan Pelaksanaan MTQ XLVI Provinsi Kalimantan Timur di Ruang Eksekutif Kantor Bupati Kukar, Rabu (5/8/2026).

 

Ia mengatakan, berbagai aspek penyelenggaraan mulai dari arena perlombaan, transportasi, perhubungan, keamanan hingga bidang pendukung lainnya telah dipersiapkan.

 

Saat ini, panitia memusatkan perhatian pada penyelesaian seluruh kebutuhan arena sebelum dilakukan evaluasi oleh LPTQ Provinsi Kalimantan Timur.

 

"Yang paling penting saat ini adalah mematangkan seluruh kelengkapan arena perlombaan. Draft kebutuhan arena, termasuk lokasi dan seluruh fasilitas pendukungnya, sudah kami susun dan sudah kami kirimkan kepada LPTQ Provinsi untuk direviu," ujarnya.

 

Ia menyebut, setelah hasil reviu dari LPTQ Provinsi Kalimantan Timur diterima, panitia akan menyesuaikan apabila masih ada kebutuhan yang perlu ditambah maupun dikurangi sebelum seluruh persiapan dinyatakan rampung.

 

"Kalau ada yang perlu ditambah atau dikurangi akan kami sesuaikan. Setelah proses itu selesai, saya kira persiapannya sudah sekitar 90 persen. Tinggal menunggu anggaran dicairkan, maka seluruh persiapan bisa dikatakan selesai atau 100 persen siap," ungkapnya.

 

MTQ XLVI Kaltim dijadwalkan akan berlangsung pada 3-12 Desember 2026 dengan pusat kegiatan berada di Kompleks Perkantoran Bupati Kutai Kartanegara.

 

Arena utama akan ditempatkan di halaman Kantor Bupati. Sementara pameran dari masing-masing kabupaten dan kota direncanakan berada di area parkir sisi selatan Kantor Bupati.

 

Adapun stan UMKM, khususnya makanan dan minuman, dipusatkan di kawasan Pujasera.

 

Untuk pelaksanaan perlombaan, panitia menyiapkan 12 arena yang akan digunakan untuk 30 cabang lomba.

 

Lokasi tersebut tersebar di Aula Kantor Bupati, lantai 1 dan Bappeda, Aula BPKAD, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pendidikan, Dispora hingga Sekretariat Dewan Masjid Indonesia (DMI).

 

Selain arena, panitia juga telah menyiapkan kebutuhan akomodasi bagi para peserta.

 

Masing-masing kafilah dari kabupaten dan kota akan menentukan penginapan sendiri berdasarkan daftar hotel, penginapan dan homestay yang telah dibagikan panitia.

 

"Untuk Kafilah Kukar, rencananya akan ditempatkan di Sekretariat Kwartir Cabang Pramuka dan Wisma PKK. Sementara untuk Hotel Fatma akan digunakan untuk Dewan Hakim dan tim dari provinsi," ungkapnya.

 

Ia memperkirakan sedikitnya 800 peserta akan mengikuti MTQ apabila seluruh kabupaten dan kota mengirimkan kafilah secara penuh.

 

Jumlah tersebut belum termasuk ofisial, pendamping dan pendukung lainnya sehingga tamu yang datang ke Kukar diperkirakan akan mencapai sekitar seribu orang.

 

Dari sisi pendanaan, pelaksanaan MTQ dibiayai melalui APBD Kukar dan APBD Provinsi Kalimantan Timur.

 

Pemerintah Provinsi menanggung kebutuhan Dewan Hakim, panitia provinsi serta hadiah juara, sedangkan kebutuhan lainnya menjadi tanggung jawab Pemkab Kukar.

 

Ia menyebut anggaran pelaksanaan diperkirakan sekitar Rp10 miliar, meski angka pastinya berada di bawah kewenangan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat.

"Memang saat ini anggaran pelaksanaan belum dicairkan karena masuk dalam APBD Perubahan. Namun kami berharap proses pencairan dapat berjalan sesuai jadwal sehingga tidak menghambat persiapan," tandasnya. (Kriz)